kegiatan magang bulan November di BPI Ringdikit. pemejahan ikan lele
Kegiatan Bulan November Pemijahan Ikan Lele
Selama bulan November saya mengikuti kegiatan peroses pemijahan ikan lele. Pada tahap awal, saya membantu membersihkan kolam dari kotoran, lumut, dan sisa sisa pakan agar kolam berada dalam kondisi higienis. Setelah kolam dibersihkan, dilakukan pengisian air dengan ketinggian yang disesuaikan standar pemijahan ikan lele. Selanjutnya, kualitas air diperiksa secara rutin, meliputi kejernihan air, sirkulasi, dan kondisi lingkungan sekitar kolam, guna memastikan kolam siap digunakan untuk proses pemijahan.
Setelah kolam siap, tahap kedua dilanjutkan dengan seleksi induk ikan lele jantan dan betina. Induk yang dipilih merupakan induk yang sehat, aktif, tidak cacat, serta telah mencapai ukuran dan umur yang siap untuk dipijahkan. Peserta magang membantu mengamati ciri-ciri induk yang matang gonad, seperti bentuk tubuh dan respons pergerakan ikan. Induk yang terpilih kemudian dipisahkan dan dipersiapkan untuk proses pemijahan.
Pada tahap ketiga, saya membantu menyiapkan media atau sarang pemijahan ikan lele di dalam kolam. Media pemijahan disusun sedemikian rupa agar induk dapat meletakkan telur dengan baik dan aman. Penataan sarang dilakukan dengan memperhatikan posisi dan jarak antar media agar induk tidak saling mengganggu selama proses pemijahan berlangsung.
Tahap selanjutnya Setelah induk dan media siap, induk ikan lele jantan dan betina dimasukkan ke dalam kolam pemijahan. Peserta magang mendampingi proses pemijahan dengan melakukan pengamatan secara berkala tanpa mengganggu aktivitas induk. Pada tahap ini, dilakukan pencatatan waktu pemijahan serta pengamatan perilaku induk selama proses berlangsung. Pemijahan biasanya terjadi pada malam hari dan berlangsung hingga telur berhasil dikeluarkan oleh induk betina.
Setelah proses pemijahan selesai, telur-telur ikan lele yang menempel pada media pemijahan diamati secara rutin. Peserta magang membantu memastikan telur tetap berada dalam kondisi aman dengan kualitas air yang terjaga. Telur yang tidak berkembang atau terserang jamur dipisahkan untuk mencegah penularan. Tahap ini sangat penting untuk meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan.
Dalam beberapa hari, telur ikan lele akan menetas menjadi larva. Peserta magang membantu memantau proses penetasan tersebut serta mencatat waktu penetasan. Setelah telur menetas, kolam dijaga agar tetap bersih dan stabil. Pada tahap ini, larva belum diberi pakan tambahan karena masih memanfaatkan cadangan makanan dari kuning telur.
Selanjutnya cadangan makanan larva habis, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian pakan awal sesuai ukuran larva. Peserta magang membantu menyiapkan dan memberikan pakan dalam jumlah yang tepat serta dilakukan secara bertahap. Selain itu, dilakukan penggantian air kolam secara berkala untuk menjaga kualitas air dan kesehatan larva.
Larva yang telah tumbuh menjadi benih kemudian dipindahkan ke kolam pendederan. Pada tahap ini, peserta magang membantu dalam proses pemindahan benih dengan hati-hati agar tidak menimbulkan stres pada ikan. Pemantauan pertumbuhan, kepadatan benih, dan tingkat kelangsungan hidup dilakukan secara rutin.
Comments
Post a Comment